Manajemen Dan Contoh Soal Manajemen

Manajemen Dan Contoh Soal Manajemen

Manajemen- Dalam era globalisasi, persaingan bisnis yang semakin tajam mengharuskan kita mengubah bentuk organisasi yang cenderung berbeda dengan masa lampau. Bentuk organisasi yang modern, fleksibel, dan tangguh terhadap perubahan lingkungan merupakan bentuk organisasi yang diharapkan pada masa sekarang ini. Organisasi-organisasi tanpa manajemen akan menjadi kacau bahkan mungkin gulung tikar. Pembahasan manajemen ini sesuai dengan tujuan pembelajaran materi ekonomi SMA sehingga diharapkan siswa dapat mendeskripsikan pengertian dan bidang-bidang manajemen.

Definisi Manajemen

Ada beberapa ahli yang mengemukakan tentang definisi manajemen di antaranya :
James S.F. Stoner, Henry Fayol, Menurut Oey Liang Lee, Thomas H. Nelson, Drs. Manullang dan lain-lain.
Namun Demikian dari beberapa definisi para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan para anggota organisasi dan penggunaan semua sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan lebih dahulu. Dengan demikian manajemen mempunyai beberapa pokok pikiran penting, yaitu:

  1. berusaha untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya,
  2. merupakan kerja sama sekelompok orang,
  3. merupakan keterkaitan antara ilmu pengetahuan dan seni,
  4. dilakukan secara sistematis, terpadu, terkontrol dan konsisten serta,
  5. adanya pembagian kerja secara jelas dan tegas.

Prinsip Dan Unsur Manajemen

Prinsip Manajemen

  1. Pembagian Kerja
  2. Mengutamakan Kepentingan Bersama
  3. Disiplin
  4. Otoritas/Wewenang
  5. Kesatuan Arah
  6. Kesatuan Perintah
  7. Pemberian Upah
  8. Pemusatan atau Sentralisasi
  9. Jenjang Jabatan
  10. Tata Tertib
  11. Kesamaan
  12. Kestabilan Staff
  13. Inisiatif
  14. Semangat Korps

Unsur-Unsur Manajemen

  1. Manusia (man)
  2. Uang (money)
  3. Bahan (materials)
  4. Mesin (machines)
  5. Metode (methods)

Ilmu dan Seni Manajemen

Ilmu adalah kumpulan pengetahuan yang telah disistematisasi dan telah dihubungkan dengan kebenaran umum meliputi fenomena, subjek, objek, atau situasi tertentu. Manajemen dapat pula dianalisis menggunakan pendekatan ilmiah, disebut juga scientific management adalah manajemen yang ditandai dengan menggunakan metode ilmiah yaitu mempunyai objek pengenal, metode penelitian, disusun secara sistematis, dan bersifat objektif. Manajemen telah memenuhi syarat sebagai ilmu karena telah memenuhi persyaratan metode ilmiah. Dikatakan sebagai seni, karena berhubungan erat dengan trik atau tips dalam mengelola ilmu pengetahuan dalam rangka pencapaian tujuan yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan.
Dengan demikian, manajemen sebagai seni merupakan kemampuan, kemahiran serta keterampilan menerapkan prinsip-prinsip, metode serta teknik-teknik dalam menggunakan sumber daya dan dana secara efektif dan efisien dalam mencapai suatu tujuan. Selanjutnya, management sebagai seni mengajarkan bagaimana melakukan sesuatu (how to do) dan sebagai ilmu mengajarkan bagaimana berpikir untuk mengetahui inti (hakikat) sesuatu masalah (how to think).

 

Tingkat-Tingkat Manajemen

Setiap perusahaan untuk memperlancar kegiatan usahanya memerlukan tidak sedikit tenaga kerja. Di setiap bagian di dalam suatu perusahaan memerlukan tenaga kerja yang ahli di bidangnya. Bagian keuangan harus dapat melakukan pembukuan dengan teliti, bagian produksi harus dapat membuat produk yang sesuai dengan standar perusahaan, bagian pemasaran harus pandai memasarkan produknya dan seorang pemimpin harus dapat memimpin semua bawahannya.
Tingkatan manajemen dalam organisasi akan membagi manajer menjadi tiga golongan sebagai berikut :

Lower Management

Manajer lini pertama merupakan tingkatan yang paling rendah dalam sebuah organisasi. Manajer lini pertama pada umumnya memiliki tugas sebagai kepala atau koordinator tenaga-tenaga yang sifatnya operasional.

Midle Management

Manajer menengah dapat meliputi beberapa tingkatan dalam suatu organisasi. Manajemen menengah pada umumnya sebagaai kepala divisi atau departemen. Manajer menengah biasanya disebut kepala departemen, kepala pengawas, dan sebagainya.

Top Management

Manajemen puncak pada umumnya terbagi atas dewan direksi dan direktur utama. Seperti direktur, presiden, dan lainnya.

baca juga :

Bidang-Bidang Manajemen

Guna memperlancar dalam pencapaian tujuannya, perusahaan membagi berbagai macam bidang dalam menjalankan kegiatan usahanya. Bermacam-macam strategi mereka tempuh agar semua bidang yang dimiliki oleh perusahaan dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Setiap perusahaan terbagi-bagi dalam berbagai macam bidang dalam menjalankan usahanya.
Setiap bidang perusahaan saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya, guna mencapai satu tujuan.
Production Management
Manajemen produksi merupakan proses kegiatan dalam rangka mengatur segala sumber daya organisasi secara efektif dan efisien dalam rangka menciptakan dan menambah nilai guna suatu barang atau jasa. Produksi pada hakikatnya adalah segala kegiatan manusia untuk menciptakan atau menambah nilai guna barang atau jasa. Kegiatan produksi tersebut membutuhkan faktor-faktor produksi. Peranan Production Management adalah mengkombinasikan faktor-faktor produksi sehingga proses produksi dapat berlangsung dengan efisien. Kegiatan produksi mencakup pengaturan berbagai fasilitas, baik dana maupun sumber daya untuk menghasilkan produk yang berupa barang atau jasa. Pada kegiatan produksi, kita akan mengenal istilah “Production Planning” atau perencanaan prosuksi. Perencanaan produksi merupakan perencanaan dan pengkoordinasian segala unsur-unsur manajemen dalam rangka memproduksi barang-barang dan jasa dalam periode tertentu untuk keperluan yang akan datang. Perencanaan produksi mencakup :

  1. Jenis barang yang diproduksi
  2. Jumlah barang yang akan diproduksi
  3. Desain produksi
  4. Bahan baku yang dibutuhkan
  5. Cara pengolahan

Faktor-faktor yang perlu diperhitungkan dan dipertimbangkan di dalam perencanaan produksi yakni Sifat dari proses produksi, jenis dan kualitas dari barang-barang yang akan diproduksi.
Dalam hal ini terdapat dua jenis proses produksi yang biasa dipakai, yaitu :
Produksi terus menerus
Jenis proses produksi ini biasanya dipakai dalam produksi massal. Dalam jenis proses produksi ini, perubahan model tidak akan mengubah susunan dan fungsi alat-alat atau mesin.
Produksi terputus-putus
Jenis produksi ini dilakukan berdasarkan pesanan. Dalam proses produksi ini operasi perusahaan seringkali terhenti guna mengubah alatalat dan mesin-mesin.

Marketing Management

Manajemen Dan Contoh Soal Manajemen

Manajemen pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan ide atau gagasan, penetapan harga, mengadakan promosi, atas barang dan jasa sehingga memuaskan konsumen atau masyarakat.
Kegiatan manajemen pemasaran Kegiatan-kegiatan manajemen perusahaan terdiri atas:

  1. Menganalisis peluang pasar Yaitu meliputi penelitian atau riset dan menggali informasi tentang barang dan jasa yang trending di pasaran demi terciptanya kepuasan konsumen.
  2. Memilih pasar sasaran Yaitu meliputi upaya pengukuran permintaan konsumen, pemilihan segmen pasar, penentuan sasaran pasar, dan penempatan pasar.
  3. Mengembangkan pemasaran Yaitu meliputi perancangan produk, penetapan harga, produk, penempatan produk dan promosi produk.
  4. Mengelola kegiatan pemasaran Yaitu dengan membuat strategi, perencanaan dan pengendalian pemasaran.

Personal Management

Manajemen personalia adalah suatu ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan terhadap personalia sehingga efektivitas dan efisiensi personalia dapat ditingkatkan secara maksimal. Kegiatan manajemen personalia terdiri dari aspek-aspek pengadaan tenaga kerja, pengembangan tenaga kerja dan pemanfaatan tenaga kerja.

Perekrutan Tenaga Kerja

Perekrutan tenaga kerja adalah menyediakan pegawai atau karyawan yang diperlukan dalam sebuah perusahaan atau organisasi, baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif. Secara kualitatif ditentukan melalui analisis beban kerja dan tenaga kerja dan secara kuantitatif melalui analisis jabatan dan spesifikasi jabatan.

Pengembangan Tenaga Kerja

Ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang sehingga personalia atau karyawan (sumber daya manusia) dituntut untuk bisa mengikuti perkembangan yang ada. Sarana yang diperlukan adalah sebagai berikut :

Pendidikan dan Latihan

Tujuan diklat adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta sikap dalam menjalankan tugas.

Mutasi Jabatan

Artinya memindahkan pegawai atau karyawan ke bagian atau tempat lain dengan tujuan tertentu yang diharapkan oleh pimpinan.

Delegasi  wewenang

Delegasi Pemberian wewenang dan tanggung jawab yang disertai penyerahan peralatan yang dibutuhkan dapat menumbuhkan motivasi kerja yang baik

Promosi Jabatan

Promosi Kegiatan pemindahan karyawan ke arah jenjang yang lebih tinggi dilakukan karena karyawan tersebut berprestasi dan untuk menghindari kebosanan.

Konseling

Konseling Pemberian bimbingan kepada karyawan menjadikan karyawan tersebut mampu berprestasi lebih baik.

Pemanfaatan Personalia

Kegiatan ini meliputi :

Pemberhentian Karyawan

Hal ini dilakukan jika karyawan sudah tidak produktif bahkan berprestasi negatif.

Pemensiunan Karyawan

Hal ini umumnya dilakukan oleh karena adanya penurunan tingkat produktivitas seorang karyawan atau pegawai. Misalnya disebabkan oleh faktor umur pegawai.

Pemberian Motivasi

Pemberian motivasi dilakukan, baik secara intrinsik maupun ekstrinsik dalam upaya memaksimalkan hasil.

Financial Management

Manajemen keuangan berhubungan dengan tanggung jawab atas dana, baik pengumpulan dana (intern dan ekstern) maupun penggunaannya dan pengelolaannya agar dapat dicapai efisiensi dana dalam perusahaan.
Beberapa aspek yang termasuk kegiatan manajemen keuangan adalah sebagai berikut :

  1. Merencanakan dan melaksanakan kerja sama dengan pihak yang terkait dalam mencari dana.
  2. Mengkoordinasikan berbagai keputusan keuangan yang menyangkut investasi, baik sumber maupun penggunaannya, baik intern maupun ekstern serta jangka waktunya.
  3. Melakukan integrasi dengan pihak di luar perusahaan, sehingga perusahaan dalam melakukan kegiatannya lebih efektif dan efisien .
  4. Melakukan kontrol keuangan secara berkesinambungan, dan membuat pelaporan keuangan perusahaan.

Accounting Management

Manajemen Dan Contoh Soal Manajemen

Kegiatan manajemen ini yakni mengumpulkan, mengelolah, menganalisis, dan membuat pelaporan keuangan perusahaan yang dijadikan sebagai bahan dalam pengambilan keputusan.
Tahapan yang ada dalam administrasi/akuntansi yakni pengumpulan data, pencatatan data, pengelompokan data serta pelaporan data. Pelaporan data dilakukan secara periodik agar terdapat kesinambungan agar manajemen bisa membandingkan laporan-laporan untuk mengetahui apakah perusahaan mengalami kemajuan atau kemunduran.

baca juga :

 

Contoh Soal Manajemen

 

[contact-form][contact-field label=”Name” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Email” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Website” type=”url” /][contact-field label=”Message” type=”textarea” /][/contact-form]

55 Replies to “Manajemen Dan Contoh Soal Manajemen”

  1. Walaikumsalam wr.wb
    terima kasih pak, yang selalu memberikan kami pengetahuan. dan lamjutkan berkarya demi kemajuan generasi bangsa.
    anas salim ips 1

  2. Ada beberapa ahli yang mengemukakan tentang definisi manajemen di antaranya :
    James S.F. Stoner, Henry Fayol, Menurut Oey Liang Lee, Thomas H. Nelson, Drs. Manullang dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *