Pengertian dan hukum penawaran serta kurvanya

Pengertian dan hukum penawaran serta kurvanya

mulyadi471– Dalam memahami tentang pengertian dan hukum serta kurva penawaran maka silahkan simak artikel berikut ini. Suatu transaksi tidak akan berlangsung tanpa adanya barang atau jasa dan penawaran maupun permintaan. Sadar maupun tidak sadar hampir semua barang yang kita miliki atau kita gunakan merupakan hasil dari suatu produksi orang lain. Apakah itu di kecamatan, di Kabupaten, di Provinsi bahkan di luar negeri. Tetapi hal tersebut tidak mempersoalkan jarak barang itu diproduksi. Tetapi hanya  mempersoalkan kuantitas barang yang ditawarkan atau berapa banyak barang yang ditawarkan.  Itulah yang akan kita mau bahas kali ini berkaitan dengan penawaran (supply)

PENGERTIAN PENAWARAN (SUPPLY)

Penawaran datang dari pihak produsen. Barang-barang yang dihasilkan oleh produsen ditawarkan kepada para konsumen. Dalam arti ekonomi, penawaran (supply) adalah jumlah keseluruhan barang atau jasa yang dijual atau ditawarkan oleh produsen.   Yang tentunya berbagai macam tingkat harga. Pengertian ini berlaku dengan menganggap hal-hal lain selain harga tetap konstan (cateris paribus). Dengan mengetahui pengertian di atas maka, memudahkan kita untuk menganalisis suatu kurva penawaran.

HUKUM PENAWARAN

Di samping faktor harga, penawaran pun dipengaruhi oleh beberapa faktor lain. Sebagai contoh  harga bahan baku, tingkat teknologi, jumlah produsen di pasar serta harapan atau perkiraan di masa mendatang. Namun demikian seperti halnya dalam permintaan kita tidak dapat memahami pengaruh semua variabel tersebut sekaligus dalam waktu yang bersamaan. Oleh karena itu, untuk memudahkan analisis para ekonom biasanya memisahkan faktor-faktor tersebut dan menganalisanya secara terpisah.

Analisis Penawaran

Mari kita simak analisis penawaran terhadap toko buah segar.  Diantara semua faktor diatas harga dianggap memainkan peranan yang sangat penting dan menjadi acuan dalam melakukan analisis penawaran. Seperti, pada tingkat harga Rp1.000 per kg toko buah segar hanya bersedia menjual jeruk sebanyak 50 kg. Harga kemudian naik menjadi Rp2.000 per kilogram. Toko buah segar bersedia menambah penawarannya Menjadi 30 kg titik.
Begitu seterusnya sampai harga mencapai Rp5.000 per kilogram. Toko buah segar semakin berani menawarkan kuantitas jeruk yang makin tinggi yaitu 60 kg. Semakin tinggi harga maka semakin tinggi pula kuantitas jeruk yang ditawarkan. Hal ini karena keuntungan yang akan diperoleh semakin tinggi. Sehingga toko buah segar pun semakin giat mencari jeruk dari para petani jeruk untuk ia jual kembali.
Seumpamanya harga jeruk tiba-tiba turun dari Rp5.000 menjadi Rp2.000 per kilogram. Pada tingkat harga tersebut maka si penjual buah segar akan berpikir untuk menjual barangnya atau buahnya sebanyak 30 kg. Ia berpikir bahwa lebih baik buahnya disimpan di dalam lemari pendingin untuk dijual nanti pada saat harga sudah naik.
Dari Gambaran tersebut di atas maka dapat dikatakan bahwa harga memberikan peranan yang sangat penting dalam hal penawaran. Harga dapat mempengaruhi jumlah atau kuantitas barang yang ditawarkan. Semakin tinggi harga barang maka kuantitas barang akan semakin tinggi pula. Begitu sebaliknya jika harga barang menurun maka akan menurunkan pula kuantitas barang yang ditawarkan. Fenomena Inilah yang dikatakan dengan hukum penawaran (supply).
Untuk lebih jelasnya hukum penawaran berbunyi : “Jika harga suatu barang dan jasa meningkat maka kuantitasi yang ditawarkan juga akan meningkat. Sebaliknya apabila harga suatu barang dan jasa menurun maka kuantitas yang ditawarkan juga akan semakin menurun.  Hal ini dalam hukum penawaran juga berlaku kondisi cateris paribus”.

KURVA PENAWARAN

Ada 3 istilah yang harus diketahui dalam kurva penawaran yaitu: quantity supplied, supply schedule dan supply curve.

Kuantitas yang ditawarkan (quantity supplied)

Quantity supply atau kuantitas yang ditawarakan mengacu pada jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada tingkat harga.  Serta waktu yang tertentu atau biasa dinamakan cateris paribus. Contohnya 40 kg jeruk terjual setiap hari di kota makassar dengan harga Rp2.000 per kg. Jika terjadi kenaikan harga per hari.
Seandainya terjadi kenaikan harga menjadi di Rp5.000 per kg, maka secara otomatis juga menaikkan kuantitas barang yang akan ditawarkan. Bukan lagi kuantitasnya berjumlah 40 kg tetapi bisa melebihi menjadi mungkin 60 kg. Begitu juga sebaliknya jika terjadi penurunan harga jeruk menjadi Rp1.000 per kg. Maka secara langsung akan mempengaruhi kuantitas atau jumlah barang yang ditawarkan. Yang tadinya secara normal 40 kg mungkin akan berubah kuantitasnya menjadi 20 kg jeruk yang akan ditawarkan.

Supply Schedule

Tabel penawaran adalah tabel yang menunjukkan kuantitas suatu barang dan jasa yang ditawarkan dalam periode tertentu. Tenyunya bermacam tingkat harga dengan asumsi bahwa faktor-faktor lain dalam keadaan tetap atau cateris paribus. Informasi yang digambarkan dalam tabel  tersebut selanjutnya dapat digambarkan dalam sebuah kurva yang dinamakan dengan supply curve. Kurva  inilah merupakan penyajian secara grafis . Untuk lebih jelasnya Mari kita melihat ilustrasi kurvanya, berikut ini :

kurva penawaran
kurva penawaran
kurva penawaran meningkat
supply curve meningkat

 

kurva penawaran meningkat
supply curve menurun

Dari gambar tersebut di atas kita dapat melihat. Bahwa jikalau harga Rp5.000 per kg, maka kuantitas barang menurut menjadi 60 kg. Selanjutnya pada saat harga turun menjadi Rp4.000 per kilogram maka kuantitas barang yang ditawarkan juga akan menurun menjadi 50 kg. Begitu sampai pada harga Rp1.000 maka kuantitas jeruk yang ditawarkan menjadi 20 kg. Maka akan terlihat secara jelas bahwa kombinasi harga dan kuantitas yang ditawarkan oleh toko buah segar.  Memiliki kemiringan positif yaitu bergerak dari kiri bawah kekanan atas. Sebagaimana grafik yang terlihat pada gambar di atas.

Supply Curve

pergeseran kurva penawaran, bisa dipelajari dan dilihat melalui pergeseran kurva permintaan. sistemnya sama dan pola pergeserannya sama. Tapi yang menjadi pembeda adalah kalau kurva tersebut garisnya bergerak dari kiri bawah kekanan atas. Dan memiliki kemiringan positif sedangkan kurva permintaan bergerak dari kiri atas kekanan bawah atau memiliki kemiringan negatif.

Silahkan baca juga :

Perilaku Konsumen

Pengangguran Dan Dampaknya Terhadap Pembangunan

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN

penawaran (supply) yang didefinisikan sebagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga dan faktor-faktor lain diasumsikan tetap atau cateris paribus. di samping barang itu sendiri faktor lain yang mempengaruhi tingkat  barang dan jasa yang ditawarkan yakni sebagai berikut :

biaya produksi

Jika biaya produksi suatu barang relatif rendah dibandingkan harga pasar akan memberikan keuntungan kepada produsen dengan  barang dan jasa dalam jumlah yang ditawarkan lebih besar. Sebaliknya jika biaya produksi relatif tinggi dibandingkan harga pasar perusahaan akan memproduksi dalam jumlah kecil dengan demikian biaya produksi merupakan kunci utama dalam mempengaruhi tingkat dan kuantitas penawaran

Kemajuan teknologi

Perkembangan atau kemajuan teknologi selalu mengandung arti bahwa jumlah input atau faktor produksi yang dibutuhkan lebih sedikit. Rendahnya biaya input akan mendorong perusahaan untuk lebih meningkatkan output. keuntungan yang didapatpun meningkat. Oleh karena itu perkembangan teknologi seperti pemakaian mesin-mesin secara otomatis dapat menekan cost produksi, yang selanjtnya   akan meningkatkan penawaran.

Persediaan sarana produksi

masalah ekonomi yakni berkaitan dengan kelangkaan timbul karena ketidakseimbangan antara sumber daya alam dengan sumber daya manusia artinya kebutuhan manusia tidak terbatas sedangkan alat pemuas kebutuhan terbatas. Dengan berkurangnya sumber daya alam sebagai alat produksi atau sarana produksi maka secara tidak langsung akan mempengaruhi kuantitas atau jumlah barang yang ditawarkan. Dalam ruang lingkup Daerah maka sarana dan prasaran ketersediaanya, banyak diperoleh melalui APBD daerah yang bersangkutan. Begitu juga dalam skala nasional juga banyak didapat melalui APBN suatu negara.

Ekspektasi atau harapan produsen

Seandainya sorang petani memprediksi  harga beras akan turun pada akhir tahun ini. Dengan sendirinya petani akan mengurangi produksinya, sehingga mengurangi penawaran. Adanya perubahan pada faktor-faktor yang menentukan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan akan mempengaruhi supply curve. Oleh karena itu maka kurva penawaran akan selalu bergeser ke kanan bawah begitu pula sebaliknya sebaliknya.

Jadi dapat disimpulkan bahwa penawaran menjelaskan adanya reaksi positif antara perubahan harga dan perubahan jumlah atau kuantitas barang yang ditawarkan artinya setiap terjadi kenaikan harga akan semakin banyak barang yang ditawarkan atau sebaliknya setiap terjadi penurunan harga akan mengakibatkan semakin sedikit barang yang ditawarkan jika faktor-faktor lain tidak berubah (cateris paribus)

Silahkan baca juga :

Manfaat Dan Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Teori Perdagangan Internasional

Pengertian Dan Mekanisme Bursa efek

 

 

 

One Reply to “Pengertian dan hukum penawaran serta kurvanya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *